13 Februari 2009

Ada Tempe buat anak kost.


Jika kita berbicara tentang anak kost (terutama Mahasiswa) yang merantau ke kota besar,biasanya selalu digandengkan dengan kekurangan biaya , ngirit , bokek dan lain sebagainya. Nah , disini kita akan sedikit untuk mengambil pelajaran dari fenomena tersebut yang dilihat dari kebutuhan mahasiswa untuk NGISI PERUTNYA .Ya , betul sekali , kita sedang membicarakan MAKAN.

Kita (mahasiswa) tidak perlu bingung-bingung untuk bagaimana caranya biar NGIRIT untuk menekan biaya pengeluaran.Ada salah satu alternatif yang dapat saya sampaikan disini yaitu makan dengan LAUK TEMPE.

Eh,tunggu ..jangan tertawa dulu.Kalau kita melihat dari sisi ilmiahnya Tempe adalah makanan hasil fermentasi antara kedelai dengan jamur Rhizopus Oligosporus. Sepotong tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan.

Nah, gimana .....

Apalagi kalau kita pake' TEMPE BACEM.Dimana , manfaat dari tempe yang di-BACEM ini memiliki kandungan pangan yang berguna untuk meningkatkan kadar gizi dan serat, sebagai pengawet alami dan untuk menanggulangi diare pada anak-anak.

Selain itu, tempe juga memiliki beberapa khasiat lainnya seperti :


1.Sebagai Pencegah Anemia & Osteoporosis

2.Mencegah Kanker Payudara dan Penuaan

3.Menurunkan tekanan darah

4.Mengendalikan radikal bebas, baik bagi penderita jantung.

5. Penanggulangan anemia

6.Menurunkan kadar kolesterol.

7.Mencegah masalah gizi ganda


From : Bayu Yoga Prawira

07 Januari 2009

True Story

TITEL

Seorang wanita paruh baya yang sangat sukses dalam bisnisnya,diundang untuk memberikan ceramah bisnis kepada para mahasiswa di sebuah Universitas.

Setelah ceramahnya selesai , seorang mahasiswa bertanya apakah gelar memiliki peran hingga wanita itu bisa meraih sukses.

Dengan yakinnya wanita itu menjawab , "Ya,saya memiliki gelar yang terdiri dari tiga huruf ,gelar itulah yang membuat saya sukses,yaitu Ph.D."

Dan merekapun kagum.Seorang mahasiswa bertanya lagi,"Ibu memiliki gelar Ph.D dalam bidang apa?".

Wanita ini tersenyum,dan menjawab,"Gelar itu saya raih waktu saya muda,yaitu Poor,Hungry,Determined, alias Miskin,Lapar,tapi Tekun.

Para mahasiswa pun berdiri dan tepuk tangan panjang terdengar.

Lho, kok soalnya sama

Seorang pria menghadiri reuni universitasnya.Sambil bernostalgia dengan rekan-rekan dan para profesornya,ia mengambil lembar kertas ujian di meja seorang profesor dan memperhatikannya.

"Mengherankan,"katanya."Banyak sekali soal ujian yang tertera disini ternyata masih sama dengan soal ujian saya 20 tahun yang lalu,saya sangka soal ujiannya sudah berubah."

"Oh,bukan begitu ,"kata profesornya,"pertanyaannya memang tetap,tapi jawabannya yang terus berubah".


From : Bayu Yoga Prawira


20 Desember 2008

Jokes

The Mathematician, the Statistician, and the Philosopher


One day a mathematician, a statistician, and a philosopher were out having a walk in the countryside when they saw a brown cow in a field.
The statistician said, "See that cow. From that we can conclude that all cows in this country are brown."
"Oh no," the mathematician replied, "we can only conclude that at least one cow in this country is brown."
But the philosopher shook his head. "Both of you are wrong. The only thing that we can conclude is that the side of this particular cow which is facing us appears to be brown at this moment in time."



From : Bayu Yoga Prawira